BBM Turun Kok Tarif Angkot Tidak Turun?

Itu adalah pertanyaan umum. Baik rakyat mau pun sebagian pejabat mungkin bertanya seperti itu.

Ketika premium Rp 4.500/liter tarif angkot Rp 2.000 sekali jalan. Ketika naik jadi RP 6.000/liter tarif angkot naik jadi Rp 2.500. Nah ketika premium diturunkan jadi Rp 4.500/liter kok para sopir dan organda tidak mau menurunkannya jadi Rp 2.000?

Baca lebih lanjut

Iklan

Harga Bensin Premium Turun. Apa Dasarnya dan Dampaknya buat Rakyat?

Tanggal 1 Desember 2008 harga bensin premium diturunkan dari Rp 6.000 per liter menjadi Rp 5.500. Penjelasan tentang kebijakan penurunan harga ini kabur. Sebelumnya sudah ramai dibicarakan bahwa harga minyak internasional turun kok harga BBM dalam negeri tidak diturunkan? Dahulu ketika menaikkan harga BBM yang dijadikan acuan adalah harga minyak mentah di pasar internasional yang dibentuk oleh NYMEX.

Baca lebih lanjut

Turunkan Harga Bensin dan Solar jadi Rp 4.000/liter Sekarang!

Harga minyak mentah di Pasar Komoditas NYMEX sudah mencapai US$ 42,7/barrel (http://www.nymex.com/index.aspx). Artinya jika biaya pengilangan, distribusi, marketing, dan keuntungan US$ 15/barrel (Lihat http://www.eia.doe.gov) harusnya dengan harga pasar bensin di Indonesia harganya hanya Rp 3.991/liter (1 barrel=159 liter dan 1 USD=Rp 11.000).

Oleh karena itu dengan menurunkan harga bensin di Rp 4.000/liter saja pemerintah sudah menjual bensin di atas harga pasar. Sudah tidak “disubsidi” lagi.
Baca lebih lanjut